Sertu Widagyo Babinsa Koramil 0111/Pagelaran Dampingi Tim Puskesmas Patia Kunjungi Pasien Tetanus Neonatorum di Desa Turus

Sertu Widagyo Babinsa Koramil 0111/Pagelaran Dampingi Tim Puskesmas Patia Kunjungi Pasien Tetanus Neonatorum di Desa Turus

Patia, Pandeglang — Anggota Babinsa Koramil 0111/Pagelaran, Sertu Widagyo, melaksanakan kegiatan pendampingan bersama tim kesehatan dalam rangka kunjungan kepada pasien penderita Tetanus Neonatorum (TN) di rumah Ibu Sardah, yang berlokasi di Kampung Padali, Desa Turus, Kecamatan Patia. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, 10 Februari 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat serta kepedulian unsur TNI dan tenaga kesehatan terhadap kondisi warga yang membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait kasus penyakit berbahaya yang menyerang bayi baru lahir tersebut. Kehadiran Babinsa turut memberikan dukungan moril bagi keluarga pasien sekaligus memperkuat sinergi antara pihak kesehatan dan aparat kewilayahan dalam menangani kondisi darurat kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut hadir beberapa unsur terkait, antara lain:

Nuraeni, Amd. Kep. – Kepala UPT Puskesmas Patia

Ibu Hj. Dewi – Bidan Desa Turus

Bapak Aji – Pengakat Desa Turus

Sertu Widagyo – Babinsa Koramil 0111/Pagelaran

Tim Kesehatan Puskesmas Patia

Tim kesehatan melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi pasien serta memberikan edukasi kepada keluarga mengenai penanganan dan pencegahan penyakit tetanus neonatorum. Selain itu, tim juga memastikan bahwa pasien mendapatkan perawatan sesuai standar medis serta mengoordinasikan langkah-langkah lanjutan apabila diperlukan penanganan lebih serius.

Sertu Widagyo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Ia juga menegaskan bahwa pihak Babinsa akan terus berkoordinasi dengan Puskesmas Patia dan pemerintah desa untuk memastikan kesehatan warga tetap terjaga, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit berisiko tinggi.

Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh keakraban, dan mendapat apresiasi dari keluarga pasien serta masyarakat sekitar. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata soliditas antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan perangkat desa dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga, khususnya pada kasus-kasus kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.