Babinsa Koramil 0111/Pagelaran Laksanakan Pengawasan Dan Pengamanan Demonstrasi Di PT. Hutama Karya

Babinsa Koramil 0111/Pagelaran Laksanakan Pengawasan Dan Pengamanan Demonstrasi Di PT. Hutama Karya

 

Pandeglang - Suasana keprihatinan dan tuntutan mengemuka di Kantor PT Hutama Karya, Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 18 Mei 2026. Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Patia (GMPP) menggelar aksi unjuk rasa, menyuarakan kepedihan mereka atas kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki. Sejak pukul 10.00 WIB, debu dan suara bising dari kendaraan proyek PT Hutama Karya seolah menjadi pengingat harian akan dampak yang dirasakan warga.

Dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan Aris Doris, aksi ini menjadi panggung bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi yang terpendam. Mereka membawa spanduk dan banner yang sarat makna, mencerminkan keresahan mendalam. "Masyarakat Patia Menuntut Kompensasi atau Perbaikan atas Kerusakan Jalan, Fisik Rumah Warga, Suara Bising dari Alat Berat, Debu dan Getaran yang Ditimbulkan oleh Aktivitas Proyek," begitu salah satu tulisan yang tegas tertera, menggambarkan betapa beratnya beban yang mereka pikul.

Tak hanya itu, seruan lain seperti "Jalan Kami Hancur Jangan Tidur", "Keselamatan Rakyat Ternyata Tidak Masuk Anggaran", hingga "PT Hutama Karya Jangan Hanya Janji" semakin menggaungkan tuntutan warga. Mereka mendesak PT Hutama Karya untuk segera mengambil langkah nyata, bukan sekadar janji.

Dalam orasinya, massa aksi secara lugas menyampaikan beberapa poin krusial. Mereka menuntut rehabilitasi total terhadap jalan yang rusak parah, yang diduga kuat disebabkan oleh lalu lalang kendaraan operasional proyek PT Hutama Karya dengan muatan berat. Selain itu, kompensasi yang layak bagi masyarakat yang terdampak, realisasi program CSR yang transparan dan berpihak pada warga Desa Patia, serta pembukaan ruang dialog terbuka menjadi agenda utama yang harus segera dipenuhi.

Di tengah riuh tuntutan tersebut, kehadiran anggota Babinsa Koramil 0111/Pagelaran, Sertu Juana dan Sertu Rizal, memberikan nuansa yang berbeda. Mereka tidak hanya sekadar mengawasi, namun turut berperan dalam menjaga ketertiban dan keamanan dengan pendekatan yang humanis dan persuasif. Kehadiran mereka menjadi jembatan komunikasi, memastikan bahwa aspirasi warga tersampaikan dengan baik, sekaligus menjaga agar situasi tetap kondusif.

Bagi Babinsa, kegiatan ini adalah bagian tak terpisahkan dari tugas pembinaan teritorial. Ini adalah upaya nyata untuk menjaga stabilitas wilayah dan memberikan rasa aman yang tulus kepada masyarakat. Dengan hati yang tulus dan tanggung jawab penuh, mereka menyaksikan aksi unjuk rasa yang akhirnya dapat berjalan dengan aman dan tertib hingga usai, sebuah bukti bahwa dialog dan pendekatan yang baik dapat menyelesaikan berbagai persoalan.