Babinsa Koramil 0113/Cibaliung Hadiri Musyawarah Masyarakat dengan PT. GAL di Polsek Cibaliung
Pandeglang – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah serta memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara masyarakat dan pihak perusahaan, SERKA ARPAN, anggota Babinsa Koramil 0113/Cibaliung, menghadiri kegiatan musyawarah antara masyarakat Kampung Ciherang, Desa Sorongan, Kecamatan Cibaliung dengan pihak PT. GAL (Perkebunan Sawit).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Sabtu, tanggal 22 Januari 2026, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, bertempat di Mako Polsek Cibaliung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang.
Musyawarah ini diselenggarakan sebagai upaya mencari solusi atas berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat terkait aktivitas operasional PT. GAL yang dirasakan berdampak langsung terhadap lingkungan dan sosial masyarakat sekitar.
Turut hadir dalam kegiatan musyawarah tersebut antara lain:
AKP Asep Jamaludin, S.H. (Kapolsek Cibaliung)
Sugeng (Manager PT. GAL)
IPDA Dedi Jukardi (Wakapolsek Cibaliung)
IPDA Firman Syah (Kanit Intelkam Polsek Cibaliung)
Yadi (Kasi Trantib Kecamatan Cibaliung)
AIPDA Reksha (Kanit Lantas Polsek Cibaliung)
AIPDA Selamet, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Cibaliung)
AIPDA Erwin (Kanit Sabhara Polsek Cibaliung)
AIPDA Heri (Ps. Kasium Polsek Cibaliung)
BRIPKA Aat (Ps. Kanit Provos Polsek Cibaliung)
BRIPKA Indra (Anggota Polsek Cibaliung)
BRIGADIR Rian (Anggota Polsek Cibaliung)
BRIPTU Hermawan (Anggota Polsek Cibaliung)
BRIPTU Akbar (BKO Polres Pandeglang)
SERKA Arpan (Babinsa Koramil 0113/Cibaliung)
Muksin (Kepala Desa Sorongan)
Sarta, Jakani, Suherman (Perwakilan masyarakat)
Serta masyarakat Desa Sorongan
Dengan estimasi jumlah peserta yang hadir sekitar ±20 orang.
Dalam forum musyawarah tersebut, perwakilan masyarakat menyampaikan beberapa tuntutan dan aspirasi, di antaranya:
Dana CSR PT. GAL dinilai belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat Desa Curug, Desa Sorongan, dan Desa Cikiruh, khususnya terkait kontribusi dalam pemeliharaan jalan lingkungan.
Dampak tumbuhan kacang mokuna yang menjalar ke lahan milik warga di sekitar area perkebunan PT. GAL.
Mekanisme rekrutmen karyawan yang dinilai masih terkesan nepotisme dan belum profesional.
Sikap arogansi yang diduga dilakukan oleh Manager Perkebunan atas nama Sugeng serta Asisten Manager atas nama Prima dalam menanggapi aduan masyarakat.
Permintaan agar perusahaan mengirimkan batu belah sebanyak 3 (tiga) mobil setiap bulan secara utuh dan tidak dibagi ke dalam unit lain sebagai bentuk kontribusi pemeliharaan jalan.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak PT. GAL menyatakan sepakat dan menyetujui tuntutan masyarakat yang disampaikan dalam forum musyawarah. Pihak perusahaan berkomitmen untuk:
Menindaklanjuti dan mengoptimalkan penyaluran CSR agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.
Memperbaiki sistem dan mekanisme rekrutmen pegawai agar lebih profesional dan transparan.
Memperbaiki sikap serta mekanisme pelayanan dan pengamanan di lapangan agar tidak terkesan arogan.
Menyetujui pengiriman batu belah sebanyak 3 (tiga) mobil setiap bulan secara utuh sesuai permintaan masyarakat.
Selaku penanggung jawab pengamanan kegiatan, AKP Asep Jamaludin, S.H. menyampaikan bahwa seluruh rangkaian musyawarah berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pihak perusahaan.
Sementara itu, SERKA Arpan selaku Babinsa Koramil 0113/Cibaliung menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu menjaga stabilitas wilayah serta mendukung penyelesaian permasalahan secara musyawarah dan mufakat.
Kegiatan musyawarah tersebut berakhir pada pukul 15.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Syarif


