Gotong Royong Perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kp. Cinyawana, Desa Cikayas, Koramil 0109/Munjul Turun Langsung Bersama Warga
Pandeglang – Pada hari Jum’at, 21 November 2024, pukul 07.30 WIB hingga selesai, anggota Babinsa Koramil 0109/Munjul melaksanakan kegiatan gotong royong perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik salah satu warga, Abah Usman, yang berlokasi di Kampung Cinyawana, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI bersama masyarakat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan warga yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, tampak personel Babinsa turut bekerja langsung di lapangan bersama warga setempat. Mereka bergotong royong membongkar bagian-bagian rumah yang rusak serta menata ulang struktur bangunan agar proses rehabilitasi dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran. Suasana penuh kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan kuatnya ikatan sosial serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Babinsa Koramil 0109/Munjul yang hadir dalam kegiatan tersebut, Sertu Tata S., menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain sebagai tugas pembinaan teritorial, gotong royong perehaban RTLH juga menjadi sarana mempererat hubungan serta membantu mempercepat peningkatan kualitas hidup warga kurang mampu.
Perehaban RTLH ini juga didampingi oleh pihak terkait, termasuk pendamping khusus yang memastikan bahwa bantuan pemerintah untuk perbaikan RTLH tepat guna dan sesuai standar. Melalui kerja sama antara Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga, proses rehabilitasi diharapkan dapat segera selesai sehingga Abah Usman dapat menempati rumah yang lebih layak dan aman.
Hadir dalam kegiatan tersebut:
a. Sdr. Abah Balong – Tokoh masyarakat Kampung Cinyawana
b. Sertu Tata S. – Babinsa Koramil 0109/Munjul
c. Sdr. Edi – Pendamping Bantuan Perehaban RTLH
d. Masyarakat Kampung Cinyawana – Desa Cikayas, Kecamatan Angsana
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat tetap terjaga dengan baik. Melalui kepedulian, kebersamaan, dan semangat saling membantu, proses pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan. Semangat gotong royong yang terus dipertahankan akan menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang kuat dan sejahtera.
Syarif


