Monitoring dan Evaluasi Pembangunan APBD Dana Desa Tahap II Tahun 2026 di Desa Babakankeusik Berjalan Lancar
Pandeglang – Dalam rangka memastikan transparansi serta optimalisasi pelaksanaan pembangunan desa, kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan APBD Dana Desa Tahap II Tahun 2026 dilaksanakan pada Kamis, 02 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Desa Babakankeusik, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan pendamping, di antaranya Bagus Mulyana, S.Sos. selaku PJ. Sekretaris Kecamatan Patia, Sertu Widagyo selaku Babinsa Koramil 0111/Pagelaran, Kepala Desa Babakankeusik Syukur, Emprit Supriatna, S.E. selaku Kasi Pembangunan Kecamatan Patia, Uci Sanusi dari staf Seksi Pembangunan Kecamatan Patia, Fauzi sebagai Pendamping Desa, serta Sekretaris Desa dan seluruh perangkat Desa Babakankeusik.
Dalam kegiatan ini, Sertu Widagyo selaku Babinsa turut berperan aktif dalam mendampingi serta mengawal jalannya monitoring dan evaluasi, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pembangunan di wilayah desa binaannya. Kehadiran Babinsa juga bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, serta sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
PJ. Sekmat Patia, Bagus Mulyana, S.Sos. dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dalam proses pengawasan penggunaan anggaran dana desa agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, pendamping desa, serta unsur terkait lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Babakankeusik, Syukur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim monitoring dan evaluasi. Ia berharap melalui kegiatan ini, pelaksanaan pembangunan desa dapat terus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun administrasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi difokuskan pada peninjauan administrasi, progres fisik pembangunan, serta kesesuaian realisasi anggaran dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya. Selain itu, dilakukan pula diskusi dan penyampaian masukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan desa ke depan.
Secara umum, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengelolaan Dana Desa di Desa Babakankeusik semakin transparan, akuntabel, dan mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan setiap program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan desa.
Syarif2


